JEPARA — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terus menggenjot perbaikan dan pengaspalan ruas jalan strategis. Salah satu fokus utama pada triwulan ini adalah peningkatan jalur transportasi yang menghubungkan sentra industri mebel dan ukir di Kecamatan Tahunan menuju kawasan pergudangan serta pesisir Kecamatan Kedung.
Langkah percepatan ini diambil menyusul tingginya mobilitas angkutan kontainer mebel ekspor dan komoditas perikanan yang melintasi kawasan tersebut setiap harinya.
Bupati Jepara dalam tinjauan lapangannya menegaskan bahwa konektivitas jalan menjadi urat nadi perekonomian masyarakat Jepara. “Kami tidak ingin produk mebel ukir khas Jepara terhambat distribusinya hanya karena akses jalan bergelombang. Betonisasi sepanjang 4,2 kilometer ini ditargetkan tuntas sebelum musim hujan tiba,” ujarnya di sela inspeksi proyek di Desa Krapyak, Kamis (10/9/2026).
Pembangunan ini melibatkan teknologi rigid pavement dengan ketebalan 25 sentimeter yang dirancang mampu menahan beban kendaraan tonase tinggi (MST di atas 8 ton). Selain itu, sistem drainase samping turut diperlebar untuk mencegah genangan air saat curah hujan tinggi di lereng Gunung Muria.
Para pelaku usaha ukir menyambut gembira langkah konkret pemkab. Ketua Asosiasi Industri Permebelan Jepara menyampaikan bahwa perbaikan jalan ini diprediksi mampu memangkas waktu tempuh armada pengiriman hingga 40 persen, sehingga efisiensi pengiriman kontainer menuju Pelabuhan Tanjung Emas Semarang semakin optimal.
Alhamdulillah akhirnya jalan Tahunan-Kedung diperbaiki beton. Sebagai pelaku mebel di Senenan, jalur ini memang sering dilewati truk kontainer. Semoga pengerjaannya tepat waktu!
Drainasenya juga harus diperhatikan agar air dari jalan tidak meluap ke sawah warga sekitar Krapyak. Salut untuk respon cepat Pemkab.